
Ultah Mami Siska
Vodca_Girls Jalan Sehat.....
Vodca_Boys JaLan sehat......

Upacara 17 Agustus 2008
Setelah UAS selesai seperti biasa ada liburan semesteran selama 3 minggu... Pas hari yang dinanti-nanti buat ketemu sama anak-anak VODCA di sekolah, kita denger ada kabar yang nggak ngenakin ati... Kelas bakal diacak... Kita si berharap kabar itu nggak bener... Tapi pas Bu Sisca masuk ke kelas dan ngumumin sesuatu, beliau ngomong kalo kelas beneran bakal diacak... Karena kita ngrasa nggak trima, malemnya beberapa anak VODCA kumpul di klamud, habis itu kita bareng ke alun-alun ngomongin masalah ini. Dan akhirnya kita mutusin buat ke rumah Bu Sisca malem itu juga. Tapi karna keadaan yang nggak memungkinkan buat semua anak ikut masuk ke rumah Bu Sisca, akhirnya cuma ber5 yang masuk, Syafril, Fahad, Achyar, Inta, n Maya… Dan anak-anak yang lain pada ke depan GOR sambil makan Jagung Bakar…
Nungguin Bu Sisca pulang dari salon emang cukup lama sich… Tapi nggak pa-pa, demi kelas nggak diacak, kita rela kok…
Pas Bu Sisca udah dateng, dan kita memulai pembicaraan tentang pengacakan kelas, Bu Sisca tetep ngga bisa ngebantu protes nya kita. Kata Beliau juga belum ada keputusan tentang itu. Dan kita pulang dengan sangat berat hati mendengar apa yang diucapkan oleh beliau…
Paginya kita berangkat dengan harapan keputusan itu nggak positif terjadi. Akhirnya ada pengumuman buat masuk kelas. Hikz.. Hikz.. Dengan Harap-Harap Cemas kita memasuki kelas. Tapi di kelas anak VODCA belum komplit, soalnya ada yang mudik lagi, trus ada yang belum berangkat.
Habis itu Bu Jemy masuk kelas L-36 di mana VODCA terakhir 1 kelas. Dan Dia mengumumkan siapa-siapa yang tetap bertahan sebagai Siswa Kelas TJA 3. Dina, Anang, Fawas, Diana, Barkah, Didin, Indri, Edwin, Ferdian, Grego, Ivan, Uly, Agam, Inta, Nella, Rindu, Sefi, Nessa, Winda, itu adalah anak-anak VODCA yang bertahan menjadi Siswa kelas TJA 3.
Yang lain pindah ke TJA 1 dan 2.
Dan habis Bu Jemy menyebutkan Nama-nama itu, anak-anak VODCA nangis karena ngrasa nggak bisa kumpul sekelas lagi sama mereka. Dan nggak bisa seneng-seneng dan sedih bareng pas di kelas.
Tanggal 14 Juli 2009 merupakan hari bersejarah yang sangat menyakitkan bagi anak-anak VODCA. Karna hari itu adalah hari di mana kita dipisahkan.
Sampai saat ini kita bener-bener masih nggak bisa terima akan semua yang telah terjadi. Untuk tetap menjalin rasa kekeluargaan anak-anak VODCA, kita janji nggak bakal ngelupain VODCA, dan kita harus sering kumpul buat ngejaga itu semua. N kita milih Warung Saudagaran deket sekolah buat jadi tempat kumpul nya anak VODCA.
Namun saat ini janji itu seperti hanya berlaku di beberapa hati anak VODCA, karena sekarang yang sering kumpul Cuma anak itu-itu doang…
Mudah-mudahan persahabatan antara anak VODCA tetap terjalin sampai takdir yang memisahkan, meski pun sekarang kita dipisahkan oleh keadaan, Kita berharap tetap dapat menjaga rasa kekeluargaan kita.
“Suatu hari kita berpikir dan bayangin masa kecil kita, ketika kita dilahirkan oleh sang Ibu, jantung kehidupan berdenyut, mata terbuka dan melihat dunia yang menemani kita sampai saat ini. Semua itu terasa cepat berlalu melewati masa-masa kecil kita, pada saat Kita balita, anak-anak,